Posted by : Dinas ESDM Sulbar Minggu, 06 September 2015

 

Ketua Dekranasda Sulbar Hj. Enny Anggraeni Anwar (tengah) saat meninjau gedung PLUT KUMKM Sulbar.
 
MAMUJU -- Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menegah (PLUT KUMKM) Sulbar diharap menjadi solusi dalam menghadapi pasar bebas Asean.
 
Demikian diungkapkan Direktur PLUT KUMKM Naharuddin saat menunggu kunjungan Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Sulbar Hj. Enny Anggraeni Anwar.
 
Menurut Nahar, Pemprov Sulbar dalam menjawab tantangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) atau pasar bebas Asean yang akan diberlakukan di penghujung 2015 mendatang harus memiliki strategi menciptakan peluang usaha melalui PLUT tersebut.
 
"Ke depan semua jenis kerajinan tangan akan dijual secara langsung dengan menggunakan pemasaran secara online," katanya, Rabu 17 Juni.
 
Karenanya, produk pelaku usaha itu akan dimasukkan ke dalam data PLUT secara online. "Database produk akan online yang terhimpun mulai dari harga, stok dan kualitas barang," tegasnya.
 
Anggota DPRD Sulbar periode 2009-2014 tersebut juga mengatakan gedung baru akan digunakan mencetak pengusaha baru serta melakukan pendampingan bagi Kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar menjadi pengusaha yang mandiri, kreatif dan inovatif.
 
"Dalam bidang usaha, Gedung PLUT juga berfungsi sebagai aspek legalitas, managemen, produksi, keuangan dan pemasaran," kata Nahar.
 
Selain itu, Nahar menambahkan jika PLUT juga akan bersinergi dengan SKPD baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
 
"Dengan tujuh orang konsultan yang bekerja di PLUT, mereka akan melakukan kerjasama yang mengacu pada program peningkatan usaha untuk menciptakan usaha serta pelaku usaha yang mampu bersaing di masa akan datang," jelasnya.
 
Sedangkan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Sulbar
Suarnati mengatakan keberadaan gedung baru itu diperuntukkan bagi warga provinsi ini dalam rangka pemberdayaan UMKM yang lebih baik.
 
"PLUT digunakan sebagai tempat untuk pelatihan dan berbagi informasi," ujarnya.
 
Selain itu, fasilitas PLUT juga akan digunakan untuk mencetak pengusaha yang handal.
 
Sementara itu, Ketua Dekranasda Sulbar Hj. Enny Anggraeni Anwar dalam kunjungan di gedung PLUT KUMKM menjelaskan akan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak agar pelaku usaha dapat bersaing dan berkembang.
 
"Tentu, komunikasi dengan PLUT dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM akan diintensifkan untuk pengembangan usaha kecil menengah serta peningkatan produksinya ," ucapnya. (mg2/dir)

- Copyright © PLUT KUMKM Sulawesi Barat - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -